Rabu, 25 Juli 2018

Budaya Karapan Kelinci Yang Berada di Desa Campor



Budaya memang menjadi salah satu icon atau ciri khas dari suatu dearah yang paling menarik untuk dilestarikan, dengan cara menggelar budaya dalam setiap minggunya desa campor mengadakan budaya karapan kelinci yang diikuti oleh ratusan warga dari berbagai dusun yang ada Didesa Campor. dengan antusias warga sekitar juga sangat menyukai adanya budaya baru dari Budaya Karapan Sapi menjadi Karapan Kelinci dengan memiliki alasan dari warga sekitar bahwa biaya perawatan dalam budaya karapan sapi lebih membutuhkan biaya yang lebih besar dalam perawatan karapan sapi sedangkan dalam perawatan karapan kelinci hanya mebutuhkan biaya yang relatif jauh lebih sedikit atau lebih murah dalam perawatannya. Dan juga biaya pendaftaran dalam karapan kelinci hanya dengan biaya sebesar Rp. 50.000 dengan jumlah Hadiah yang nominalnya besar seperti hadiah utamanya ialah sepeda motor juga terdapat hadiah hiburan yang lain.


Kegiatan karapan kelinci ini diadakan pada setiap minggu dengan arena karapan kelinci yang berpindah-pindah dari dusun yang satu ke dusun yang lain. Kelinci-kelinci yang diikut sertakan dalam karapan kelinci ini sebelumnya di latih terlebih dahulu agar bisa berlari dengan kencang saat lomba karapan kelinci dimulai. Banyak sekali antusisame warga dalam mengikuti ajang lomba karapan kelinci ini dari yang tua hingga ke yang paling muda.