Sabtu, 28 Juli 2018

Profil Desa Campor, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan


Desa Campor, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan merupakan  salah satu desa yang berada di dekat Gunung Geger Bangkalan. Desa Campor menjadi salah satu desa dengan kepadatan penduduk sebanyak 4463 Jiwa, terdiri dari Jumlah penduduk laki-laki sebanyak 2214 Jiwa, dan Jumlah Penduduk Perempuan sebanyak 2249 Jiwa. Serta Total Keseluruhan Kepala Keluarga sebanyak 1243 Kepala Keluarga. Kecamatan Geger memiliki 9 Dusun diantaranya yaitu : Dusun Tanabang, Dusun Gumarang, Dusun Kamarong, Dusun Sambereng 1, Dusun Sambereng 2, Dusun Pandiyang, Dusun Pocong, Dusun Jer Temor, Dusun Tlageh. Dengan letak geografis Desa Campor berada di Kabupaten Bangkalan dengan sisi timur berbatasan dengan Desa Kampak, sebelah barat berbatasan dengan Desa Kompol, dan sebelah selatan berbatasan dengan Desa Batubella

Mata pencaharian mengenai Desa Campor ialah Mayoritas sebagai Petani dalam usia 40 tahun keatas terdapat 2551 Jiwa, sedangkan dari usia 18 tahun keatas ialah merantau, dan ada yang bermata pencaharian sebagai Pelayaran Kapal Laut. Serta terdapat mata pencaharian yang lainnya. Dalam Mata pencaharian di Desa Campor mayoritas ialah Petani yang bercocok tanam dalam Produk Padi, Singkong dan Jagung.

Rabu, 25 Juli 2018

Budaya Karapan Kelinci Yang Berada di Desa Campor



Budaya memang menjadi salah satu icon atau ciri khas dari suatu dearah yang paling menarik untuk dilestarikan, dengan cara menggelar budaya dalam setiap minggunya desa campor mengadakan budaya karapan kelinci yang diikuti oleh ratusan warga dari berbagai dusun yang ada Didesa Campor. dengan antusias warga sekitar juga sangat menyukai adanya budaya baru dari Budaya Karapan Sapi menjadi Karapan Kelinci dengan memiliki alasan dari warga sekitar bahwa biaya perawatan dalam budaya karapan sapi lebih membutuhkan biaya yang lebih besar dalam perawatan karapan sapi sedangkan dalam perawatan karapan kelinci hanya mebutuhkan biaya yang relatif jauh lebih sedikit atau lebih murah dalam perawatannya. Dan juga biaya pendaftaran dalam karapan kelinci hanya dengan biaya sebesar Rp. 50.000 dengan jumlah Hadiah yang nominalnya besar seperti hadiah utamanya ialah sepeda motor juga terdapat hadiah hiburan yang lain.


Kegiatan karapan kelinci ini diadakan pada setiap minggu dengan arena karapan kelinci yang berpindah-pindah dari dusun yang satu ke dusun yang lain. Kelinci-kelinci yang diikut sertakan dalam karapan kelinci ini sebelumnya di latih terlebih dahulu agar bisa berlari dengan kencang saat lomba karapan kelinci dimulai. Banyak sekali antusisame warga dalam mengikuti ajang lomba karapan kelinci ini dari yang tua hingga ke yang paling muda.

Selasa, 24 Juli 2018

Potensi Desa



 


Sumber Daya Alam
Kondisi Alam Desa Campor yang memiliki struktur tanah bebatuan, membuat warga setempat cenderung memanfaatkannya untuk ditanami tumbuhan  sejenis singkong, jagung, dan pisang yang tidak memerlukan perawatan yang sulit. Selain itu, lahan di Desa Campor juga dapat ditanami tanaman padi yang cukup luas. Namun, cara menanam padi yang masih menggunakan cara tadah hujan menjadikan panen padi dilakukan setiap satu tahun sekali. Selain itu, meskipun memiliki strutur tanah bebatuan menjadikan Desa Campor memiliki sumber air yang melimpah dalam tanah, namun untuk saat ini belum begitu dioptimalkan.
Sumber Daya Manusia
Salah satu faktor berkembangnya suatu desa adalah terletak pada manusianya. Peningkatan sumber daya manusia dinilai sebagai hal yang penting dan perlu diberikan perhatian khusus. Upaya peningkatan sumber daya manusia dapat dilakukan melalui pendidikan yang ada baik formal maupun informal. Di Desa Campor sudah terdapat beberapa lembaga pendidikan dimulai dari TK, SD SMP hingga Pondok Pesantren. Kebanyakan masyarakat Desa Campor merupakan lulusan SD. Namun, ada pula yang sampai mengenyam jenjang pendidikan hingga ke perguruan tinggi. Akses teknologi masyarakat Desa Campor terbilang tidak tertinggal akan perkembangan yang ada. Hal ini dapat dilihat dari penggunaan teknologi semacam Komputer, dan Smartphone untuk mengakses informasi diluar sana melalui internet dan sebagainya. Kini Desa Campor sudah dapat menerima sinyal dari provider/operator telepon seluler mulai dari Telkomsel, Indosat, XL dan lainnya. Sehingga masyarakat semakin mudah mengakses informasi secara luas.
                                                                        


Minggu, 22 Juli 2018

Senam Pagi Bersama Anak-anak Desa Campor



Senam pagi merupakan suatu kegiatan yang membuat tubuh kita sehat dan bugar. Senam pagi selalu identik dilakukan secara bersama-sama hal itu dilakukan kalau menurut kami untuk menambah semangat kami saat senam pastinya susasananya juga tambah ramai yang membuat keadaan itu sendiri itu semakin asyik dan menyenangkan. Senam pagi juga akan tambah asyik saat dilakukan dengan teman, sahabat, keluarga, anak-anak kecil, atau bahkan teman kerja maupun organisasi.

Waktu itu tepatnya hari minggu Pukul 07.00 pagi bersama anak-anak kecil dari berbagai Dusun kami Mahasiswa UTM dari kelompok KKN 96 mengadakan kegiatan rutin setiap hari minggu yaitu senam pagi. Kenapa hari minggu karena hari minggu merupakan hari libur anak kecil disini. Kita lanjut saja ceritanya, seperti judulnya “ SENAM PAGI “, pagi itu cuacanya sangat menyenangkan, sejuk dan menghangatkan tubuh kamu yang terkena sinar matahari. Kami kelompok KKN 96 UTM dan anak kecil disini sangat berpatisipasi untuk mengikuit kegiatan senam pagi ini, sampai-sampai posko kami ini ramai dengan suara-suara tawa canda dari anak-anak kecil yang begitu lucu dan menggemaskan. Senam pagi dimulai jam 07.00 dan selesai jam 08.30 pagi, yang diawali dengan pemasan, iya seperti senam pada umumnya yang pastinya ada pemanasan inti dan penutup tidak lupa juga pemandu senam yang cantik. Kesulitan mengadakan senam pagi bersama anak kecil itu yaitu mengatur mereka untuk baris secara rapi dan tertib, namanya juga anak kecil pasti masih asyik dengan dunianya sendiri, tapi itu bukan masalah untuk kami. Kami sangat senang dengan antusias dari anak kecil tersebut yang begitu semangat ceria bahagia dan pastinya rame. Disini kami memilih senam pagi SKJ dan senam keceriaan sebut saja senam pagi jaman now. Senam pagi yang kami lakukan cuma butuh waktu 1 jam, saat senam itu sendiri selesai kegiatan tidak langsung saja berakhir namun berlanjut untuk bermain bersama mereka dengan permainan yang tradisonal namun mengasyikkan. Saat kami melakukan senam pagi bersama anak-anak kecil disini selain semangat, keceriaan, tubuh yang sehat yang kami dapat, disini kamu juga merasakan kebersamaan bersama mereka dengan keceriaan yang mereka berikan untuk kami kelompok KKN 96 UTM. Itulah cerita singkat dari kelompok KKN 96 UTM tentang senam pagi bersama anak kecil disini.

Pengolahan Pisang dan Nanas Sebagai Produk Makanan Menjadi Nugget Pisang dan Fruit Leather



Pada Hari Minggu, Tanggal 22 Juli 2018, Pukul 10:00 Bertempat di Desa Campor, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan. Mahasiswa KKN 96 melakukaun kegiatan progam unggulan dalam pengolahan makanan dengan Nilia jual relatif tinggi hanya dengan menggunakan bahan dasar yang sangat mudah ditemukan di perkebunan sekitar rumah atau dipasar. Nah dari bahan baku dasar ini sangat sering dijumpai dimana-mana. Tetapi dalam pengolahan bahan baku ini terkadang sangat sulit untuk mengembangkan menjadi produk makanan dengan nilia harga jual yang relatif tinggi. Dan pastinya produk makanan ini sangat higienis dan dijamin tanpa mengggunakan bahan pengawet apapun.




Dari sini Kelompok KKN 96 berinisiatif melakukan penyuluhan bahan baku pisang dan nanas untuk dijadikan sebagai produk makanan yang harganya tidak kalah jika dijual dengan harga yang relatif tinggi. Karena bisa dibilang dalam proses pembuatannnya lah yang membutuhkan waktu relatif lama. untuk itu KKN 96 membuat produk yaitu (Nugget Pisang dan Fruit Leather) dengan bahan dasar ialah Buah Pisang dan Buah Nanas. Untuk disosisaliasikan kepada organisasi ibu-ibu PKK dan warga setempat.  Adapun cara pembuatan pisang nugget tersebut yaitu dengan menggunakan bahan bakunya ialah : Pisang, Tepung Terigu, Tepung Roti, Telur, Susu bubuk Sachet, Keju dan Air. Sedangkan Bahan Baku dalam Pembuatan Produk Fruit leather adalah buah nanas dan buah pisang dengan perbandingan 1:2 misalnya nanas 250 gram dengan buah pisang 500 gram. Mengetahui kandungan kadar air pada nanas cukup tinggi oleh karena itu membuat fruit leather dibuat perbandingan 1:2 karena pisang mengandung pati dan pektin yang cukup tinggi. Sehingga hasil akhir bisa maksimal. Tujuan dari pengolahan produk unggulan di Desa Campor untuk memberi pengetahuan lebih terhadap olahan pangan yang berpotensi di Desa Campor contohnya Pisang. Selain itu untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

lihat cara pembuatan bisa klik dibawah ini 


Jumat, 20 Juli 2018

Kerja Bakti bersih bersih lingkungan sekitar

Rabu 19 Juli 2018, Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura yang terbagi dalam aktifitas Kuliah Kerja Nyata melakukan bersih – bersih lingkungan sekitar tempat tinggal. Kuliah Kerja Nyata atau yang biasa disebut KKN akan melakukan pengabdian ke Desa Campor Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan. Kelompok 96 KKN Universitas Trunojoyo Madura selama mengabdi di Desa Campor akan menempati tempat tinggal yang berada di Kampung Tlageh selama 26 hari sejak tanggal 18 juli hingga 12 Agustus 2018.


Kegiatan yang dipimpin oleh ketua koordinator langsung oleh Septyan Nur K menyatakan bahwasannya “Teman teman kelompok KKN 96 UTM akan mengabdi di desa Campor memulai kegiatan dengan bersih – bersih lingkungan sekitar agar tempat tinggal yang kita tempati lebih nyaman, selain itu kami juga menyiapkan berbagai kegiatan untuk mendukung dan membantu kegiatan warga”
Setelah melakukan kegiatan bersih bersih lingkungan, kelompok KKN 96 UTM akan melanjutkan kegiatan yang sudah disusun sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Program kuliah kerja nyata ini merupakan sebuah tindakan nyata yang dilaksanakan mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni, pendidikan, penelitian/pengembangan dan pengabdian masyarakat.



Bersama Anak Sekolah Dasar, Mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Madura Beri Motivasi Belajar.


      Mengunjungi sekolah dasar menjadi kegiatan lanjutan dari program yang dipersiapkan mahasiswa KKN UTM. Selain berkunjung silaturahmi dengan warga sekitar Kampung Tlageh, berkunjung ke kegiatan pendidikan seperti sekolah dasar menjadi kegiatan lanjutan. Diawali dengan menemui kepala sekolah untuk minta ijin dalam melaksanakan kegiatan sesuai dengan surat yang telah di tanda tangani oleh kepala desa.




    Kegiatan yang akan dilaksanakan setiap pagi ini akan dilaksanakan selama 2 minggu kedepan selama masa KKN. Sembari menjelaskan maksud dan tujuan selama berada disekolah dasar untuk memberi motivasi belajara. Mahasiswa KKN 96 Universitas Trunojoyo Madura juga menjelaskan kepada sekolah untuk diikut sertakan dalam kegiatan belajar mengajar dan membantu beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan di sekolah. Mengingat bulan depan akan digelar lomba – lomba agustusan.



    Adapun sekolah dasar yang dikunjungi oleh mahasiswa kuliah kerja nyata universitas trunojoyo madura ialah, SDN Campor 1, SDN Campor 2, SDN Campor 3. Sekolah ini merupakan tiga sekolah yang berada didesa campor. Dalam pemberian motivasi mahasiswa KKN memberikan semangat kepada adik – adik sekolah dasar untuk lebih semangat belajar lebih rajin dalam mewujudkan cita cita yang diimpikan.

KKN 96 Univ Trunojoyo Madura Silaturahmi dengan Tokoh Agama

Silaturahmi dengan tokoh agama Kampung Tlageh 

Sebagai salah satu bentuk pengenalan kepada masyarakat atas keberadaan kelompok Kuliah Kerja Nyata 96 Universitas Trunojoyo Madura. Melakukan kegiatan berkunjung kesalah satu sesepuh atau tokoh agama yang berada di sekitar lingkungan Kampung Tlageh Desa Campor Kecamatan Geger. Kunjungan yang bertujuan untuk pengenalan dan mendekatkan diri kepada masyarakat untuk menjalin hubungan silaturrahmi. Kegiatan silaturahmi pertama dilakukan ke salah satu pondok pesantren Miftahul Hidayah yang dikelola langsung oleh tokoh agama Kampung Tlageh. 

Kedatangan mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura disambut hangat oleh pak kyai, menurutnya "kita bisa belajar bersama sama, untuk memberikan yang terbaik kepada warga sekitar dengan kegiatan positif  yang bermanfaat" 

Selain berkunjung ke pondok pesantren untuk silaturahmi dengan tokoh agama, kelompok kkn 96 UTM melakukan kegiatan lanjutan yakni silaturahmi kepada warga sekitar untuk membangun komunikasi yang efektif. Selain itu silaturahmi ini merupakan bentuk sosialisasi kepada masyarakat untuk kegiatan program yang akan dilaksanakan.